Kenali Penyebab Mimisan Pada Orang Dewasa

Kabarviralmedia.com – Halo sahabat Kabarviral, kembali lagi bersama admin yang akan memberikan informasi mengenai berbagai penyebab mimisan.

Mungkin sobat semua bahkan semua orang pernah mengalami apa itu namanya mimisan. Yang mana mengalirnya darah segar dari lubang hidung kita.

Tidak hanya terjadi pada orang dewasa saj, bahkan anak – anak sekalipun bisa terkena mimisan? lantas apa sebenarnya mimisan ini, dan bagaimana penanganannya?

Simak ulasannya dibawah ini yang akan admin sajikan untuk sobat Kabarviral sampai akhir artikel agar tidak ketinggalan.

Pengertian Mimisan

Epistaksis atau sering disebut dengan mimisan ialah pendarahan yang terjadi pada hidung. Sekilas mimisan ini terlihat menakutkan ya, namun pada umumunya mimisan bukanlah hal yang sangat berbahaya.

Akan tetapi jika mimisan terus berlanjut meskipun sudah ditangani secara mandiri, perlu sobat untuk memeriksanya ke dokter agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

Mimisan hampir terjadi pada semua orang mulai dari dewasa hingga anak – anak, namun yang paling sering terjadi ialah pada anak – anak usia 3 sampai 10 tahun, lansia, wanita hamil, dan masih banyak lagi.

Saat darah keluar dari hidung, setiap orang biasanya mengalami durasi yang berbeda – beda. Ada yang sebentar hanya beberapa menit, hingga ada yang lebih dari 20 menit.

Penyebab Mimisan

Mimisan atau epistaksis ini umumnya terjadi karena kondisi udara yang kering bahkan terlau sering mengorek hidung.

Hal tersebut dapat menyebabkan pembuluh darah halus didalam hidung pecah dan terjadilah pendarahan.

Tak hanya kedua penyebab diatas saja, ada beberapa hal yang menjadi faktor terjadinya mimisan. Nah dibawah ini 7 faktor resiko terjadinya mimisan.

  1. Membuang ingus yang sangat kencang.
  2. Cidera pada hidung.
  3. Bentuk hidung yang bengkok yang diakibatkan oleh cidera atau faktor keturunan.
  4. Penggunaan obat pelega hidung yang berlebihan.
  5. Infeksi hidung tersumbat.
  6. Alergi.
  7. Sinusitis kronis.

Pengobatan Mimisan

Ketika mimisan terjadi pada sobat atau anak – anak, tindakan pertama kali yang harus dilakukan ialah mengendalikan situasi agar tetap tenang dan tidak panik.

Nah setelah semua dapat teratasi, lakukan tindakan – tindakan penanganan terjadinya mimisan yang dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Duduk tegak jangan berbaring. Dengan posisi seperti ini dapat mengurangi tekanan pembuluh darah dari dalam hidung.
  2. Condongkan tubuh kedepan agar darah yang keluar tidak masuk ketenggorokan.
  3. Tekan hidung selama 10 hingga 15 menit dan bernafas melalui mulut.
  4. Kompres pangkal hidung dengan kompresan dingin untuk memperlambat darah mengalir.

Jika cara diatas berhasil, diusahakan untuk tidak membuang ingus, mengorek hidung dan aktifitas berat lainnya selama 24 jam.

Hindari mengkonsumsi minuman beralkohol dan rokok, hal ini dilakukan untuk mencegah iritasi atau pendarahan berulang. Jika masih sudah melakukan hal diatas dan masih terjadi mimisan, segera periksakan kedokter.

sumber: Alodokter

Leave a Reply

Your email address will not be published.